-
Go green...
-
hmm, its golden colour...
-
Holy colour, yes it white...
-
The Brave Colour is Red only, i think...
-
I Think blue is calm colour...
Senin, 02 Desember 2013
SEJARAH SINGKAT SMPN 1 PANUMBANGAN
SEJARAH SMPN 1 PANUMBANGAN
Berdasarkan
fakta sejarah SDN 1 Golat Panumbangan Ciamis ternyata merupakan tempat
cikal bakal berdirinya SMPN 1 Panumbangan. Mulanya di SDN 1 Golat
didirikan -- atau lebih tepatnya dilaksanakan -- sebuah sekolah tingkat
SMP yang merupakan filial dari SMPN 2 Ciamis. Hal ini didasari oleh
keadaan belum adanya sekolah tingkat SMP di Wilayah Kewadanan
Panumbangan (Sekarang telah menjadi kecamatan Panumbangan, Cihaurbeuti,
Panjalu). Pada saat itu, guru-guru yang mengajar di SMP tersebut antara
lain: Bapak Maman Suparman, Bapak Engkus Kusmana, Bapak Unan
Sunarya, Bapak Otong, Bapak Hendra dan lain-lain.
Berdasarkan
fakta sejarah SDN 1 Golat Panumbangan Ciamis ternyata merupakan tempat
cikal bakal berdirinya SMPN 1 Panumbangan. Mulanya di SDN 1 Golat
didirikan -- atau lebih tepatnya dilaksanakan -- sebuah sekolah tingkat
SMP yang merupakan filial dari SMPN 2 Ciamis. Hal ini didasari oleh
keadaan belum adanya sekolah tingkat SMP di Wilayah Kewadanan
Panumbangan (Sekarang telah menjadi kecamatan Panumbangan, Cihaurbeuti,
Panjalu). Pada saat itu, guru-guru yang mengajar di SMP tersebut antara
lain: Bapak Maman Suparman, Bapak Engkus Kusmana, Bapak Unan
Sunarya, Bapak Otong, Bapak Hendra dan lain-lain.
Pada tahun 1961, mulailah digagas
untuk didirikan sebuah bangunan SMP secara mandiri. Waktu itu, karena
belum ada bantuan dari pemerintah, maka bangunan tersebut didirikan
atas swadaya masyarakat dan kerjasama dengan PUMG (Persatuan Orang Tua
Murid), bangunan tersebut didirikan di wilayah Desa Panumbangan di
lokasi SMP sekarang, dengan diprakarsai oleh 3 Kecamatan : Panumbangan,
Cihaurbeuti, dan Panjalu yang dulu berada dalam wilayah Kewadanaan
Panumbangan. Di belakang Bangunan SMP ada sebuah pabrik pengolahan
tepung aci, namun pada waktu itu, meskipun bangsa Indonesia telah
merdeka, tetapi masih sering terjadi pemberontakan, maka pada tahun 1962
pabrik itu dibakar karena alasan tertentu.
Pada Awalnya, SMPN 1 Panumbangan hanya
mendirikan 3 ruangan kelas. Bangunan tersebut dibangun di sekitar
ruangan kantor TU sekarang. Pada waktu itu, SMP yang ada di Kewadanan
Panumbangan hanya satu, yaitu SMP Panumbangan. Hal ini menyebabkan siswa
yang melanjutkan ke tinggat SMP berasal dari wilayah Panumbangan,
Panjalu, Cihaurbeuti bahkan ada yang berasal dari wilayah Ciawi. Murid
untuk angkatan pertama, kurang lebih berjumlah 60 orang, namun meskipun
jumlah siswa masih sedikit, tapi para siswa tetap kompak, misalnya, di
setiap hari Sabtu selalu diadakan Hari KRIDA (sekarang
Opsih). Setiap siswa membawa peralatan keresihan dari rumah
masing-masing. Kemudian, mereka bergotong royong bahu membahu menata
sekolah agar lebih nyaman.



